:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1702293/original/007596700_1504715994-kabah.jpg)
Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek meminta para calon jemaah haji 2019 mulai mempersiapkan diri sebelum ke Tanah Suci. Terutama persiapan berkaitan dari sisi fisik atau kesehatan.
Dia menuturkan, dengan kondisi suhu di Arab Saudi yang sangat panas membuat para jemaah calon haji rentan terkena penyakit, salah satunya terserang heatstroke.
"Masih ada waktu beberapa bulan ya, kita jaga. Memang ibadah haji itu ibadah fisik, ada thawaf, sa'i. Kita beribadah begitu banyak. Kemudian ke Arafah, Armina dan biasanya ke Madinah. Jadi fisiknya ini yang pertama-tama kita jaga. Jadi saya ingin kita sebelum berangkat dalam keadaan yang prima itu dulu," jelas Menkes di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (26/4/2019).
Imbauan ini juga diserukan kepada petugas haji yang bertugas melayani dan melindungi para jemaah haji. Beban kerja yang berat, membuat petugas haji rentan sakit, sementara di pundak mereka, pelayanan kepada jemaah harus tetap berjalan.
"Saya juga titip jangan sampai kita sendiri pun menjadi sakit karena petugas ini pekerjaannya cukup berat. Saya tahu berat sekali untuk mengurus jemaah ini, terutama di kesehatan ini banyak yang sakit biasanya," tutur Menkes.
Satu hal yang patut diwaspadai, kata Menkes, adalah serangan heatstroke. Agar mencegah ini tak terjadi, jemaah haji diminta minum air karena suhu udara panas akan membuat terjadinya banyak penguapan.
Jemaah disarankan juga membawa semprotan air, untuk disiramkan ke tubuh setiap saat bila sudah merasa panas.
"Kedua kami sudah minta dan juga Insha Allah, saya akan minta lagi agar air zam-zam yang disemprot kepada kita semua sudah dingin diberikan batu es di dalamnya sehingga bisa lebih dingin menurunkan suhu badan kita," lanjut Menkes.
Serangan heatstroke patut diwaspadai karena bisa menyebabkan kematian bila sudah menyebabkan kegagalan fungsi organ tubuh.
from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com kalo berita gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2UYZbgj
No comments:
Post a Comment